Kamis, 08 Maret 2012

switching!!!

Jika kita berbicara tentang jaringan computer, kita tidak akan lepas dari istilah circuit switching dan packet switching. Apa sih arti dari circuit switching??? Apa sih arti dari packet switching??? Apa perbedaan antara kedua istilah tersebut??? Circuit switching adalah jaringna yang mengalokasikan sebuah sirkuit yang dedicated di antara nodes dan terminal untuk digunakan untuk berkomunikasi. Koneksi pada circuit switching biasanya terjadi secara fisik point to the point. Konsep dari circuit switching adalah menentukan operasi circuit switching tunggal, terdiri dari sekumpulan station dan menetapkan jalur khusus. Kelemahan dari circuit switching adalah bisa menjadi sangat tidak efisien, kapasitas menjadi tidak jelas, dan terjadi suatu penundaan. Disamping kelemahan circuit switching mempunyai keunggulan yaitu tidak diperlukan logika jaringan khusus pada station tertentu. Contoh dari circuit switching ini adalah jaringan telepon umum, private Branch Exchange (PBX), jaringan swasta, data switch dan sebagainya
Apa sih packet switching itu?? Setelah saya membahas circuit switching secara singkat, sekarang saya akan menjelaskan tentang packet switching. Packet switching adalah metode jaringan komunikasi digital yang dikelompokkan menurut semua data yang ditransmisikan, terlepas dari konten, jenis atau struktur ke dalam blok yang sesuai dengan ukuran yang disebut paket. Packet switching merupakan salah satu teknologi efektif untuk komunikasi data jarak jauh. Jaringan packet switch merupakan kumpulan distribusi dari node-node packet switch sehingga selalu ada delay waktu antara perubahan status dalam satu porsi dari jaringan dan pengetahuan dari perubahan itu dimana saja. Konsep dari packet switching adalah message dibagi menjadi paket – paket kecil sebelum ditransmisikan dan pipelining ->mengurangi transmission delay.
Keuntungan dari packet switching adalah efisiensi line besar, menggunakan prioritas, dapat mengkonversi data rate, memungkinkan error detection dan correction, fault diagnosis sender dan receiver tidak perlu ready bersamaan. Sekarang saya akan memperbandingkan antara circuit switching dan packet switching. -Circuit switching tergantung pada path transmisi sedangkan packet switching tidak tergantung pada path transmisi. -Circuit switching transmisi data secara kontinu sedangkan packet switching transmisi paket - paket. -Circuit switching dan packet switching interaksinya cukup cepat. -Circuit switching message - message tidak disimpan sedangkan packet switching paket – paket dimungkinkan disimpan sampai dikirim. -Circuit switching path dibentuk untuk seluruh komunikasi sedangkan packet switching rute terbentuk untuk tiap paket. -Circuit switching delay setup panggilan dan delay transmisi diabaikan sedangkan packet switching delay transmisi paket. -Circuit switching sinyal sibuk bila party yang dipanggil sibuk sedangkan packet switching pengirim mungkin memberitahukan jika paket tidak dikirimkan. -Circuit switching kelebihan beban mungkin memblok setup panggilan dan tidak ada delay untuk pembentukan panggilan - panggilan sedangkan packet switching kelebihan beban meningkatkan delay paket. -Circuit switching elektromekanikal atau komputerisasi switching node sedangkan packet switching small switching node. -Circuit switching pemakai bertanggung jawab untuk kehilangan proteksi message sedangkan packet switching jaringan mungkin bertanggung jawab untuk paket – paket individu. -Circuit switching biasanya tidak ada konversi kecepatan atau kode sedangkan packet switching ada. -Circuit switching bandwidth transmisi yang tetap sedangkan packet switching pemakaian bandwidth yang dinamis. -Circuit switching tidak ada kelebihan bit – bit setelah setup panggilan sedangkan packet switching kelebihan bit – bit dalam tiap message. Demikian penjabaran saya tentang circuit switching dan packet switching…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda demi kemajuan saya